Open House Desain Rumah

Assalamualaikum, Selamat pagi….

Kami dari Design n Build CnB…..

Mengundang bapak ibu untuk datang ke acara open house proyek kami, yang terletak di perum panser Blok A2 no 10……

dimana proyek kami ini, mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi dan refrensi dari segi desain dan kualitas bangunan, bagi bapak dan ibu yang akan merencanakan pembangunan rumah baru atau pun renovasi……

Terima kasih, wassalam. 🙏🏼

Iklan

Sholat Iedul Adha 1438H Berjamaah di Panorama Serpong

Alhamdulillah tadi pagi telah diselenggarakan sholat berjamaah di Bundaran Panorama Serpong. Ustad Drs. KH. Arif Rahman Hakim, M.A. yang bertindak sebagai Khatib mengingatkan kita akan ketakwaan Nabiullah Ibrahim AS dan keihklasan putranya Nabiullah Ismail AS. Semoga kita semua bisa meneladani sifat-sifat mereka yang hanif dan penuh ketakwaan kepada Allah SWT.

ied-40

Pak H. Suradi Ridho sebagai ketua DKM mengajak seluruh warga untuk ikut membantu pembangunan masjid Al Ikhlas dalam merenovasi toilet. Janji Allah bagi mereka yang membantu proses pembangunan masjid adalah rumah di surga kelak.

ied-19

Seperti biasa Pak Ustad Tedi memberikan cara-cara tata pelaksanaan sholat Iedul Adha sebelum sholat dimulai.

ied-30.jpg

Berikut adalah dokumentasi kegiatan sholat Ied yang diikuti dengan proses penyembelihan hewan qurban sebanyak 4 ekor sapi dan 32 ekor kambing. Selamat kepada tim panitia qurban yang dikomandoi oleh Pak Ihsan dan seluruh jajaran pengurus DKM Masjid Al Ikhlas.

 

ied-3.jpg

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Setelah sholat warga juga diundang untuk sarapan bersama di rumah Pak Dedi.

Sholat Iedul Fitri 1438H

Alhamdulillah, kemarin warga Panorama Serpong yang belum atau tidak mudik menyempatkan diri untuk sholat berjamaah di Masjid Al Ikhlas.

Ustad Agus Lukman dalam khutbahnya berpesan agar setelah Ramadan berlalu, aktivitas ibadah tetap ditingkatkan. Ramadan adalah bulan pelatihan, bulan setelahnya harus menjadi implementasi apa yang telah dilakukan selama Ramadan, bahkan harus lebih baik lagi.

Berikut ini adalah dokumentasi dari sholat berjamah ini.

Segenap jajaran warga Panser mengucapkan :

Img4

Taqabalallahu mina wa minkum!

 

Hikmah Ramadan: DUA HAL YANG TIDAK AKAN TERKUMPUL DALAM DIRI ORANG MUNAFIK

Diceritakan oleh Ustad Ali Hudaibi dalam safari ramadan ke Toronton, Canada.

Suatu malam selepas mengimami salat Isya, tidak biasanya Imam berdoa yang isinya tentang adab dan akhlak. Inti dari doa tersebut adalah permohonan agar Allah berkenan membaguskan akhlak-akhlak kita, akhlak anak cucu kita, akhlak murid-murid kita, dan seterusnya.

Selama kami bertugas, kami tidak pernah mendengar doa tersebut. Kami menduga bahwa telah terjadi sesuatu pada beliau. Ternyata benar dugaan kami, selepas doa beliau bercerita, bahwa beliau telah diundang dalam buka puasa bersama di suatu tempat, dimana hadir juga di sana para imam dan tokoh masyarakat.

Ketika sedang khusuk menunggu waktu buka, tiba-tiba terdengar suara teriakkan dari belakang, ‘azan..azan..ayookk azan sudah masuk waktunya nihhh, dengan suara sangat lantang.’ Padahal semua tahu waktu azan belum masuk. Tapi ia terus mengulangi teriakkannya tanpa mengindahkan hadirnya para tokoh di sana.

Kejadian seperti ini tentu tidak elok bila terjadi pada orang yang mengeyam pendidikkan. Kalau pun benar sudah masuk waktu Magrib atau waktu buka puasa, tak perlu pula teriak-teriak.

Teringat satu hadis riwayat Imam al-Tirmidzi dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda: “Dua hal yang tidak akan terkumpul dalam diri orang munafik; perangai yang baik (husnu samtin) dan pemahaman terhadap agama (fiqhun fi al-Din).” (HR. al-Tirmidzi).

Tulisan ini bukan dalam rangka atau sedang menuduh siapapun, tapi sebagai pengingat bahwa adab atau akhlak itu sangat penting dan perlu dimiliki serta dilakukan oleh setiap orang.

Kita bisa meneladani bagaimana misalnya para sahabat tidak meninggikan suara ketika sedang berbicara dengan Rasulullah. Ketika bertemu, mereka mencium tangan Rasulullah dengan tawadhu. Ketika berjalan, mereka tidak berjalan di depan Rasulullah.

Dari sini kemudian Imam Malik berkata: “Adab harus didahulukan dari ilmu. Karena adab inilah yang membuat seorang murid mudah menerima ilmu dari guru-gurunya. Selain itu, adab akan membuat orang yang berilmu semakin harum wanginya.”

Sebagai bagian dari pengamalan atas nasihatnya tersebut, Imam Malik senantiasa membuka sandalnya ketika memasuki kota Madinah. Para murid bertanya, “Wahai Imam, apakah yang membuatmu melepas sandal ketika memasuki kota Madinah?”

Beliau menjawab, “Bagaimana mungkin aku mengenakan sandal saat menjejakkan kaki di bumi yang di dalamnya bersemayam jasad manusia paling mulia, Nabi Agung Panutan Semesta, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam?”

BERSAMBUNG …

 

 

Buka Bersama dan Pemberian Santunan Anak Yatim

Minggu lalu Warga Panser dan para pengurus Masjid Al Ikhlas mengadakan acara buka puasa bersama dan pemberian santuanan kepada anak yatim dan janda dhuafa.

Data Santunan Yatim sebagai berikut :

1. Yatim Pocis + LUK = 30 orang
2. Yatim Buaran = 38 orang
3. Yatim Yayasan Griya Permata Pamulang = 14 orang
4. Yatim Binaan Bunda Eva = 10 Orang
5. Janda tua dhuafa Gang Kembang = 7 orang

Tauziah disampaikan oleh Ustad Turmudzi yang mengingatkan akan manfaat sedekah dan menyayangi anak yatim.

“Aku dan pemeliharaan anak yatim, akan berada di syurga kelak”, sambil mengisyaratkan dan mensejajarkan kedua jari tengah dan telunjuknya, demikianlah sabda Baginda SAW. (H.R. Bukhari)

“Perumpamaan (nafkah yang di keluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah Adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir, seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” ( Al Baqarah : 261 )

 

Komunitas Muslim Indonesia di Toronto

Pertama kali kami berkunjung ke Toronto tahun 2016 lalu, kami dipertemukan oleh Imam Sayeda Khadija Centre Prof. Dr. Hamid Slimi dengan komunitas muslim Indonesia yang tinggal di kota ini. 
Kesempatan baik ini tentu kami manfaatkan untuk menjalin tali silaturahim plus menanyakan tentang berbagai keadaan masyarakat muslim di kota ini termasuk muslim Indonesia.

Dari data yang kami peroleh, ada sekitar 500 muslim Indonesia yang tinggal di kota ini. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia dengan beragam profesi dan keahlian.

Mereka orang-orang pilihan, seru salah seorang warga Indonesia yang sudah lama di Toronto. Karena dari sekian banyak orang Indonesia yang ingin bekerja atau belajar di kota ini hanya merekalah yang ditakdirkan sampai ke kota ini. Ini patut disyukuri.

Di kota ini mereka membuat satu komunitas muslim Indonesia yang mereka namakan MIIT (Masyarakat Islam Indonesia di Toronto). 
Komunitas ini mengawali kegiatannya dengan mengadakan pengajian bulanan dari rumah ke rumah warga Indonesia di Toronto dan sekitarnya.

Semakin lama komunitas ini semakin banyak, maka diputuskanlah pengajian rutin itu dilakukan di KJRI Toronto hingga sekarang karena tempat yang tidak memungkinkan lagi bila dilakukan di rumah-rumah warga Indonesia. 


Selain pengajian rutin, MIIT juga mengadakan kegiatan sosial seperti family walk, piknik, camping, pengajian anak anak, olah raga bersama keluarga, auto workshop, entrepreneur workshop, sepeda bersama keluarga, dan bazar.


Kegiatan sosial tersebut ditujukan untuk memperat tali silaturahim dan memperkokoh persatuan umat Islam Indonesia di Toronto sekaligus untuk memberikan dan mengajarkan budaya Indonesia kepada anak anak.


Kegiatan yang relatif baru adalah muktamar dan youth retreat. Kedepan MIIT berencana membuka MIIT Centre untuk mengakomodasi seluruh kegiatan dan program tahunan MIIT. Gedung ini juga akan menjadi cikal bakal masjid Indonesia di Toronto. InsyaAllah.


Kepengurusan MIIT dipilih secara musyawarah atas asas kebersamaan dan semata untuk mencari ridha Allah. Kepengurusan yang sekarang (tahun 2017) di bawah: Bpk. Abul Siregar (ketua). Bpk. Bona Murti (wakil ketua). Bpk. Didien Koentjoro (sekertaris). Dan Ibu Sita Purwitasari (bendaraha).

Selama kami bertugas di Sayeda Khadija Centre, kami pun beberapa kali mengisi pengajian yang diadakan oleh MIIT. Harapan kami kedepan semoga MIIT semakin berkembang dan dengan kekompakkan anggotanya bisa mewujudkan MIIT Centre yang kemudian menjadi cikal bakal berdirinya masjid Indonesia di Toronto. Amin.

Bukber


BERSAMBUNG ….
Diceritakan oleh Ustad Ali Hudaibi dalam safari ramadhan beliau ke Toronto Canada.